Seperti Apa Gejala Serangan Hepatitis A

Gejala Hepatitis A

detikHealth, Sejumlah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) terkena hepatiis A. Nah, hepatitis adalah penyakit karena virus yang menyerang fungsi hati dan memiliki daya tular dan pengobatan yang berbeda tergantung dari jenisnya. Di Indonesia sendiri hepatitis yang ditemukan umumnya tipe A, B, dan C.

Pada kasus terbaru yang menimpa sekelompok mahasiswa di Bogor, hepatitis A menjadi tersangka karena memang kemampuan penyebaran virus yang tinggi. Seseorang bisa tak sadar sudah terkena virus dan menularkannya ke orang sekitar karena virus memang bisa tak menunjukkan gejala sampai beberapa minggu.

Dikutip dari situs resmi World Health Organization (WHO), ketika hepatitis A mulai menunjukkan diri, biasanya virus menimbulkan gejala yang mirip seperti penyakit umumnya. Demam, tak nafsu makan, diare, mual, perut tak enak, dan warna urine yang gelap adalah contoh dari gejala penyakit ini.

Pada orang dewasa, virus bisa menyebabkan gejala khas seperti kulit menguning dan menurut data WHO ini terjadi pada 70 persen kasus. Pada anak-anak kulit menguning ini hanya terjadi pada 10 persen kasus.

"Orang dewasa bisa mempunyai gejala lebih banyak daripada anak-anak, dan tingkat keparahan penyakit dan mortalitas semakin bertambah pada kelompok usia yang lebih tua," tulis WHO.

Tak ada pengobatan khusus untuk hepatitis A dan masa pemulihan bisa memakan waktu lama antara berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Menurut WHO yang paling penting adalah menjaga agar pasien tetap mendapatkan kebutuhan nutrisinya dan terhidrasi dengan baik selama sakit.